Kapan Sebaiknya Melakukan USG Kehamilan? Panduan Lengkap
Kapan sebaiknya melakukan USG kehamilan? Ketahui waktu USG trimester 1, 2, dan 3, tujuan pemeriksaan, serta kapan perlu berkonsultasi dengan dokter.
KAPAN SEBAIKNYA MELAKUKAN USG KEHAMILAN
10/3/20265 min read


Pemeriksaan ultrasonografi atau USG merupakan salah satu pemeriksaan yang dapat membantu dokter menilai kondisi kehamilan. Melalui USG, dokter dapat memperoleh informasi mengenai usia kehamilan, lokasi kehamilan, jumlah janin, perkembangan janin, serta kondisi tertentu yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Lalu, kapan sebaiknya melakukan USG kehamilan?
Secara umum, pemeriksaan USG dapat dilakukan sejak awal kehamilan dan waktunya disesuaikan dengan tujuan pemeriksaan serta kondisi masing-masing ibu. Pemeriksaan pada trimester pertama dapat membantu menilai usia dan lokasi kehamilan, sedangkan pemeriksaan pada trimester berikutnya dapat digunakan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin.
Jika Anda baru mengetahui bahwa Anda hamil, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk menentukan waktu pemeriksaan yang sesuai.
Apa Itu USG Kehamilan?
USG kehamilan adalah pemeriksaan menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran mengenai rahim dan kehamilan.
Pemeriksaan ini tidak menggunakan radiasi seperti pemeriksaan rontgen. USG dapat dilakukan melalui perut atau, pada kondisi tertentu, menggunakan pemeriksaan transvaginal sesuai pertimbangan dokter.
USG bukan hanya digunakan untuk melihat gambar janin. Pemeriksaan dapat membantu dokter memperoleh informasi medis yang diperlukan dalam memantau kehamilan.
Beberapa informasi yang dapat dinilai melalui USG antara lain:
lokasi kehamilan
perkiraan usia kehamilan
jumlah janin
perkembangan janin
ukuran atau pertumbuhan janin
kondisi rahim dan struktur di sekitarnya
lokasi plasenta pada pemeriksaan tertentu
kondisi tertentu yang membutuhkan pemeriksaan atau pemantauan lebih lanjut
Hasil USG perlu dinilai bersama riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan lain apabila diperlukan.
Kapan Sebaiknya Melakukan USG Kehamilan?
Tidak ada satu waktu yang berlaku sama untuk semua ibu hamil. Waktu USG dapat berbeda tergantung usia kehamilan, tujuan pemeriksaan, keluhan, faktor risiko, dan hasil pemeriksaan sebelumnya.
Namun, pemeriksaan USG umumnya dibahas berdasarkan trimester kehamilan.
1. USG pada Trimester Pertama
Trimester pertama berlangsung pada awal kehamilan hingga sekitar 13 minggu.
Pada periode ini, USG dapat digunakan untuk membantu dokter menilai:
apakah kehamilan berada di dalam rahim
perkiraan usia kehamilan
perkembangan awal kehamilan
jumlah janin
kondisi rahim dan struktur di sekitarnya
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa USG trimester pertama dapat membantu menilai lokasi kehamilan, jumlah janin, serta kondisi tertentu pada kehamilan awal. Pemeriksaan juga dapat menjadi bagian dari evaluasi apabila terdapat keluhan seperti nyeri panggul atau perdarahan pada awal kehamilan.
Waktu pemeriksaan dapat disesuaikan dengan kondisi pasien. Karena itu, tidak perlu menentukan sendiri kapan pemeriksaan harus dilakukan hanya berdasarkan usia kehamilan.
2. USG Sekitar 11–14 Minggu
Pada rentang sekitar 11–14 minggu, pemeriksaan USG dapat digunakan untuk memperkirakan usia kehamilan dan menilai perkembangan janin.
Pada fasilitas kesehatan tertentu, pemeriksaan pada periode ini juga dapat menjadi bagian dari skrining tertentu sesuai indikasi dan pilihan pasien.
Pemeriksaan skrining tidak sama dengan diagnosis. Apabila ditemukan sesuatu yang memerlukan perhatian lebih lanjut, dokter dapat menjelaskan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan.
3. USG pada Trimester Kedua
Trimester kedua merupakan periode ketika perkembangan janin semakin dapat dinilai melalui pemeriksaan USG.
Salah satu pemeriksaan yang umum dilakukan adalah pemeriksaan anatomi atau anomaly scan pada pertengahan kehamilan.
Sebagai contoh, beberapa sistem pelayanan antenatal menawarkan pemeriksaan sekitar usia 18–21 minggu untuk menilai perkembangan dan anatomi janin.
Pemeriksaan pada periode ini dapat membantu melihat:
pertumbuhan janin
perkembangan struktur tubuh
kondisi plasenta
jumlah air ketuban
bagian tubuh tertentu yang dapat dinilai melalui USG
Namun, USG tidak dapat mendeteksi seluruh kemungkinan kondisi pada janin. Hasil pemeriksaan juga dipengaruhi oleh usia kehamilan, posisi janin, kualitas gambaran, dan faktor lainnya.
4. USG pada Trimester Ketiga
Pada trimester ketiga, USG dapat dilakukan sesuai kebutuhan medis.
Dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan untuk membantu menilai:
pertumbuhan janin
posisi janin
jumlah air ketuban
lokasi plasenta
kondisi tertentu yang membutuhkan pemantauan
Tidak semua ibu hamil memerlukan jadwal USG yang sama pada trimester ketiga. Frekuensi pemeriksaan ditentukan berdasarkan kondisi kehamilan dan rekomendasi tenaga kesehatan.
Apa Saja yang Bisa Diketahui dari USG Kehamilan?
USG dapat memberikan berbagai informasi mengenai kehamilan, tetapi hasilnya perlu diinterpretasikan oleh tenaga medis.
Beberapa hal yang dapat dinilai meliputi:
Usia Kehamilan
Pada awal kehamilan, ukuran embrio atau janin dapat digunakan untuk membantu memperkirakan usia kehamilan.
Informasi ini dapat membantu dokter memperkirakan perkembangan kehamilan dan memperkirakan tanggal persalinan.
Lokasi Kehamilan
Pada pemeriksaan awal, dokter dapat menilai lokasi kehamilan.
Hal ini menjadi penting terutama apabila ibu mengalami keluhan tertentu seperti nyeri perut atau perdarahan.
Jumlah Janin
USG dapat membantu mengetahui apakah kehamilan tunggal atau terdapat lebih dari satu janin.
Perkembangan Janin
Pada usia kehamilan tertentu, USG dapat digunakan untuk menilai pertumbuhan dan perkembangan janin.
Kondisi Plasenta
Pada pemeriksaan tertentu, posisi plasenta juga dapat dinilai.
Kondisi Rahim dan Struktur di Sekitarnya
USG dapat membantu dokter melihat kondisi rahim serta struktur di sekitarnya sesuai kebutuhan pemeriksaan.
Apakah USG Harus Dilakukan Setiap Bulan?
Tidak selalu.
Kebutuhan dan frekuensi USG bergantung pada kondisi kehamilan masing-masing. Ada ibu hamil yang memerlukan pemeriksaan tambahan karena memiliki faktor risiko atau keluhan tertentu, sementara pada kondisi lain dokter dapat menentukan jadwal pemeriksaan berdasarkan pemantauan antenatal rutin.
Karena itu, jangan menjadikan jadwal USG orang lain sebagai patokan untuk diri sendiri.
Yang lebih penting adalah mengikuti jadwal pemeriksaan kehamilan yang diberikan oleh dokter atau tenaga kesehatan.
WHO merekomendasikan pemeriksaan USG sebelum usia kehamilan 24 minggu dalam konteks pelayanan antenatal. Waktu dan frekuensi pemeriksaan selanjutnya tetap dapat disesuaikan dengan kondisi ibu dan kehamilan.
Kapan Perlu USG Lebih Cepat?
Selain pemeriksaan rutin, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lebih cepat apabila terdapat keluhan atau kondisi tertentu.
Segera hubungi tenaga kesehatan apabila selama kehamilan mengalami keluhan seperti:
perdarahan dari vagina
nyeri perut atau panggul yang berat
nyeri yang semakin memburuk
pusing berat atau merasa akan pingsan
demam
keluhan lain yang mengkhawatirkan
Tidak semua keluhan dapat diketahui penyebabnya hanya melalui USG. Dokter mungkin membutuhkan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, atau pemeriksaan lainnya.
Jika mengalami keluhan berat atau keadaan darurat, jangan menunda mencari pertolongan medis hanya untuk menunggu jadwal USG.
Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum USG?
Persiapan USG bergantung pada jenis pemeriksaan yang dilakukan.
Sebelum datang, Anda dapat:
Mengetahui perkiraan hari pertama menstruasi terakhir jika masih mengingatnya.
Membawa hasil pemeriksaan sebelumnya apabila ada.
Menyampaikan riwayat penyakit dan obat yang sedang digunakan kepada dokter.
Menyampaikan keluhan seperti nyeri, perdarahan, atau keluhan lainnya.
Mengikuti petunjuk klinik mengenai persiapan pemeriksaan.
Pada pemeriksaan tertentu, tenaga kesehatan mungkin memberikan instruksi khusus mengenai kondisi kandung kemih atau persiapan lainnya.
Apakah USG Kehamilan Aman?
USG menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran kondisi di dalam tubuh dan tidak menggunakan radiasi pengion seperti sinar-X.
Sumber kesehatan seperti NHS menyatakan bahwa USG kehamilan tidak memiliki risiko yang diketahui terhadap ibu atau bayi ketika digunakan dalam pemeriksaan medis. Meski demikian, pemeriksaan tetap sebaiknya dilakukan dengan tujuan medis dan oleh tenaga kesehatan yang kompeten.
USG juga bukan pemeriksaan yang dapat menjamin bahwa seluruh kondisi janin pasti dapat diketahui. Hasil pemeriksaan perlu dipahami dalam konteks keseluruhan kondisi kehamilan.
Mengapa Konsultasi Dokter Tetap Penting Setelah USG?
Hasil USG tidak sebaiknya dibaca hanya berdasarkan satu angka atau satu gambar.
Dokter akan menghubungkan hasil USG dengan:
usia kehamilan
riwayat kesehatan
keluhan yang dialami
hasil pemeriksaan fisik
pemeriksaan laboratorium jika diperlukan
hasil pemeriksaan sebelumnya
Dengan demikian, keputusan medis tidak hanya berdasarkan hasil USG saja.
USG Kehamilan di Kediri
Bagi masyarakat yang berada di Kediri dan sekitarnya, pemeriksaan kehamilan dapat diawali dengan konsultasi untuk menentukan pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Klinik Aborsi Kediri mencantumkan pemeriksaan USG dan konsultasi dokter spesialis obstetri dan ginekologi sebagai bagian dari layanan medisnya. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan medis dan hasil evaluasi dokter.
Sebelum melakukan pemeriksaan, pasien dapat menanyakan jenis USG yang tersedia, siapa tenaga medis yang melakukan pemeriksaan, serta bagaimana hasil pemeriksaan akan dijelaskan kepada pasien.
Kesimpulan
Kapan sebaiknya melakukan USG kehamilan?
USG dapat dilakukan sejak awal kehamilan dan waktunya disesuaikan dengan tujuan pemeriksaan serta kondisi ibu dan janin. Pemeriksaan pada trimester pertama dapat membantu menilai lokasi dan usia kehamilan, sedangkan pemeriksaan pada trimester kedua dan ketiga dapat digunakan untuk memantau perkembangan janin dan kondisi kehamilan sesuai kebutuhan.
WHO merekomendasikan setidaknya satu pemeriksaan USG sebelum usia kehamilan 24 minggu dalam pelayanan antenatal. Namun, jadwal pemeriksaan setiap ibu hamil dapat berbeda.
Jika Anda baru mengetahui kehamilan atau mengalami keluhan seperti perdarahan dan nyeri perut, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter atau tenaga kesehatan untuk menentukan pemeriksaan yang tepat.
Klinik Aborsi Kediri
Layanan Aborsi Kuret Dengan Dokter Spesialis Kandungan (ObGyn), Legal, Steril, dan Terpercaya di Kediri, Jawa Timur.
Beranda-Layanan-Tentang Kami-Kontak
Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Pemeriksaan USG & Konsultasi Dokter Sp.OG
Layanan Informasi Medis 24 Jam
Ruang Tindakan Medis Steril & Privat
© 2026 Klinik Aborsi Kediri-Pelayanan aborsi kuret legal, steril, dan privat sesuai standar rekomendasi WHO.
Dokter Spesialis Kandungan Sp.OG
